menu

Minggu, 20 November 2016

Teknik Dasar Public Speaking

DASAR-DASAR PUBLIC SPEAKING

  1. Mengatasi gugup/grogi dalam Public Speaking
  2. Teknik pernapasan untuk Public Speaking
  3. Teknik vokal untuk Public Speaking
  4. Persiapan Public Speaking
  5. Teknik Membuka Public Speaking
  6. Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
  7. Teknik Menutup Public Speaking
Cara Praktis Mengatasi Gugup/Grogi
  • Lakukan relaksasi sebelum tampil.
  • Usahakan atau cari peluang untuk bisa tertawa lepas sebelum tampil. 
  • Tarik napas yang dalam, keluarkan lewat mulut.
  • Jika gugup terjadi saat Public Speaking berlangsung, perlambat pembicaan, dan "curi waktu" untuk menarik napas.
  • Jangan tatap mata hadirin, tapi lihat atas kepala mereka.
  • Banyak latihan.
  • Kuasai materi "sekuasa-kuasanya", pelajari sampai paham betul, mendalam, sehingga kita merasa yakin, kitalah yang paling menguasa materi/topik/tema pembicaraan saat itu.
Teknik Pernapasan: Agar Tidak "Ngos-Ngosan" di Depan Mikrofon
  • Tarik napas, keluarkan pelan-pelan lewat mulut (5-10x).
  • Tarik napas, tahan sebentar, keluarkan pelan-pelan lewat mulut (5-10x)
  • Tarik napas, tahan sebentar, keluarkan pelan-pelan lewat mulut sambil berdesis (bunyikan "zzzzz" kayak orang mompa ban atau suara ban kempis). (5-10x)
Teknik Vokal untuk Public Speaking
  • Latih vokal dengan mengucapkan nada do-remi-fa-sol-la-si-do-re-me-fa ... dst dari nada rendah ke tinggi (setinggi-tingginya, suara lepas, pengucapan vokal bulat!).
  • Artikulasi --ucapkan kata demi kata dengan jelas.
  • Intonasi --ucapkan kata/kalimat dengan intonasi yang pas/sesuai dengan maksud/makna/arti.
  • Aksentuasi --penekanan (stressing) pada kata-kata penting, seperti nama dan istilah.
  • Volume --bicara jangan terlalu keras, juga jangan terlalu pelan, yang sedang-sedang saja, bervariasi,  dan sesuaikan dengan jumlah hadirin dan "kualitas mikrofon".
  • Nada --jangan monoton, variasikan! Lakukan aksentuasi dan intonasi.
  • Speed --bicara jangan terlalu lambat (ini bikin kesel dan ngabisin waktu!), juga jangan terlalu cepat.
  • Phrasering -- pemenggalan kalimat/kata/ejaan dengan benar.
  • Pause -- jeda beberapa detik, untuk memberikan kesempatan audience menerima, mengerti, dan tertawa (jika ada humor).
Persiapan Public Speaking
  • Kunci sukses Public Speaking adalah PERSIAPAN, selain LATIHAN!
  • Siapkan materi, catat poin penting (outline/garis besar), siapkan "contekan" jika ada materi yang sulit dihafal (sepeti angka atau istilah asing).
  • Minimal sejam sebelum tampil, jangan konsumsi makanan/minuman yang berminyak dan manis-manis. Minum "air bening" saja.
  • Datang lebih awal ke lokasi. Kenali panitia dan beberapa hadirin. Kenali pula ruangan, lihat sekeliling, sudut-sudutnya, dekorasinya, posisi podium, posisi "orang penting", dsb.
  • TOILET! Ya, sempatkan ke toilet, buang air, ngaca, sisir rambut, rapikan busana, dan sempatkan "senam mulut" dan relaksasi!
Persiapan/Teknik Penguasaan Materi
  • Memorize. Menghafal materi pidato. Worst!
  •  Script reading. Menuliskan seluruh isi pembicaraan, membuat naskah pidato, dan dibaca. Bad!
  • Using Visual Aids as Note. Pake infocus/power point. Good!
  • Using Note. Menuliskan poin-poin penting, sistematika, atau outline (garis besar). Great!
Teknik Membuka Public Speaking
  • Tarik napas dalam-dalam.
  • Senyum ramah, tatap hadirin sejenak banget (jangan lama-lama), lalu ucapkan basmalah dan salam.
  • Usai salam, awali dengan nada rendah dan pelan. Start slow and low...!
Tips Pembuka:
Usai salam dan menyapa hadirin (hadirin yang saya hormati....!), pilih salah satu teknik membuka pidato (Public Speaking) di bawah ini.
  • Langsung Sebut Inti Pembicaraan: "Saya akan berbicara tentang --burung kenari. Apa kelebihannya dibandingkan burung lain, berapa kisaran harganya, dan bagaimana memeliharanya".
  • Ajukan pertanyaan provokatif/retoris: "Mengapa orang suka memelihara burung? Bukankah memelihara burung sama dengan memenjarakan mereka? Merenggut kebebasan mereka?"
  • Sampaikan fakta unik atau mencengangkan: "Satu ekor jantan burung kenari mampu mengawini 3-20 ekor betina dalam 1 hari." Contoh lain:  "Saudara-saudara, otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah. Namun, sekuat-kuatnya lidah, setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri..."
  • Sampaikan humor: "Bersatu kita teguh, bertiga kita trio macan"; "Bagi sebagian kalangan, rajin itu sumber kekayaan, yaitu Rajin Mangkal, Kaya".
  • Sampaikan kutipan -- teori, ungkapan, pepatah, kata para ahli: "Manusia itu tempatnya salah dan lupa"; "Dalam sebuah bukunya, Profesor Anu mengatakan, bahwa anu itu jangan dianu-anuin...;"
  • Sampaikan cerita, kisah, sejarah, atau pengalaman yang sesuai dengan topik.
Teknik Penyampaian Materi
  • Induksi > Deduksi. Fakta, data, ke teori.
  • Kronologis > Urutan kejadian atau materi (pengertian, masalah, solusi)
  • Flash Back > Kejadian masa lalu (sejarah), lalu dikaitkan ke masalah masa kini.
Saat Penyampaian Materi, Mainkan:
  • Kontak Mata (Eye Contact). Tatap hadirin, bukan tatap tembok atau dinding!
  • Gesture. Bahasa isyarat.
  • Body Language. Gunakan bahasa tubuh yang pas dan proporsional.
  • Posisi Tangan: Awal, di samping, lalu “mainkan” dalam gesture/bahasa tubuh!
  • Selipkan humor. Jangan terlalu serius, jangan pula "over" bak stand up comedian!
  • Teknik Vokal (Lihat lagi subjudul di atas:” Teknik Vokal untuk Public Speaking”).
Teknik Menutup Public Speaking
  • Gak ada lagi yang mau diomongin atau waktu habis? Segera berhenti. Jangan lama-lama!
  • Beri sinyal! e.q. Kesimpulannya adalah....; Yang terakhir....; Sebagai penutup....; Akan saya akhiri pidato ini dengan mengatakan....;
  • Menyimpulkan materi pembicaraan.
  • Mengulang kembali poin utama.
  • Mengajak hadirin berbuat sesuatu (appeal or call for action)
  • Mengakhiri dengan klimaks, nada tinggi!
  • Menyampaikan pepatah, sajak, atau kutipan
  • Ucapkan terima kasih, mohon maaf, dan salam...!